Wednesday, October 1, 2014

Membuat Peta Jangkauan dengan Analisis Buffering dan Overlay di ArcGIS 10

Buffer adalah salah satu fasilitas pada perangkat lunak ArcGIS yang memungkinkan kita membuat suatu jangkauan / batasan area tertentu dari obyek yang kita inginkan, misal kita ingin membuat batasan area 100  meter dari suatu penggal jalan, atau kita ingin membuat batasan dengan radius tertentu dari Rumah sakit. Buffer dapat dilakukan terhadap titik maupun garis. Sebagai contoh pada posting ini saya mencoba mempraktekan aplikasi buffer jalan dan rumah sakit untuk analisis jangkauan fasilitas kesehatan Kabupaten  Boyolali :



Diagram alir kerja

Pola jangkauan ke fasilitas pelayanan kesehatan. Metode yang digunakan untuk menentukan pola jangkauan wilayah permukiman ke fasilitas pelayanan kesehatan merupakan pendekatan kualitatif yang dilakukan melalui pemodelan SIG yaitu dengan melihat interseksi atau kaitan antara jangkauan suatu aksesbilitas ke jalan utama terhadap jangkauan lokasi Rumah sakit dan Puskesmas. 

1. Buka arcGIS dan masukan peta jalan jika sudah maka akan tampil pada menu layer (lihat nomor 1) pada gambar. Filenya sebagai contoh saya beri nama Jalan utama, lalu klik button ArcToolBox lalu pilih Analysis Tool pada gambar, lalu pilih Multiple Ring Buffer karena Buffering akan dilakukan menurut pembagian kelas jaraknya.


2. Tampilan Multiple Ring Buffer sebagai berikut:


Input Feature -> masukan data jalan utama
Output Feature Class -> data keluaran dan alokasinya
Distance [Value or Field] -> Jarak/ batasan area yang akan dibuat
berupa Linear Unit, satuan jarak yang dapat langsung diisikan sesuai kebutuhan, atau
berupa Field, ukuran yang sudah ditentukan pada attribut datanya.
Side Type (Optional) -> Memilih tipe sisi dari data yang akan dibuffer, artinya option full yang digunakan secara menyeluruh kanan kiri, left artinya yang muncul hanya disebelah kiri, sedangkan right artinya yang muncul hanya sebelah kanan.
End Type [Optional] -> Memilih tipe akhiran dari hasil buffer, dapat berupa Flat/ datar atau Round/ melingkar.
Dissolve Type [Optional] -> Memilih penggunaannya, dapat berupa NONE/ Tidak satupun, ALL/ Seluruhnya, atau memilih yang terdapat dalam List/ Daftar saja.

3. Setelah semua terisi, Klik Ok.


4. Jika Proses berjalan lancar dan berhasil akan muncul notif sebagai berikut pada layar


5. Hasilnya akan muncul sebagai berikut



6. Untuk merapikanya maka potong hasil buffering dengan batas administrasi nya hingga memperoleh peta kelas buffering jalan 200meter, 500 meter, 1000 meter, dan diatas 1000 meter.


- cara memotong menggunakan clip


- masukan poligon batas administrasi sebaga batas pemotong


- berikut hasil setelah di clip batas administrasi


7. Untuk mengatur tampilannya klik kanan pada layer kemudian pilih propertis



berikut hasilnya, 




8. Lakukan buffering denga proses yang sama pula pada lokasi Rumah Sakit dan Puskesmas, pertama masukan point lokasi rumah sakit


9. Kembali gunakan multiple ring buffer, dan masukan kelas buffering nya 1 Km (1000 meter) 3 Km (3000 meter) dan 5Km ( 5000 meter).


- hasilnya sebagai berikut


10. berikut hasil setelah di clip batas administrasi



11. mengatur tampilannya



12. Step Selanjutnya adalah mengoverlay ke dua peta tersebut hingga memperoleh peta jangkauannya. Overlay dilakukan dengnan klik arcToolbox kemudian pilih Analysis tool kemudian overlay kan dengan union.


13. input dengan kedua peta yang di overlay


- berikut hasilnya


14. Proses Overlay dengan union juga berarti proses penggabungan dari ke dua atrribut


menjadi data atribut hasil Overlay Union


16. Langkah selanjutnya adalah proses Klasifikasi. Klasifikasi wilayah dalam analisis pola jangkauan wilayah fasilitas pelayanan kesehatan dapat di asumsikan sebagai berikut sebagai berikut:

a. Wilayah sangat dekat, jika masuk dalam wilayah dengan jarak 0-1000 meter dari fasilitas pelayanan kesehatan dan jarak 0-200 meter dari jalan.


b. Wilayah dekat, jika masuk dalam wilayah dengan jarak 1001-2000 meter dari fasilitas pelayanan kesehatan dan jarak 0-200 meter dari jalan, atau jika masuk dalam wilayah dengan jarak 0-1000 meter dari fasilitas pelayanan kesehatan dan jarak 201-500 meter dari jalan.



c. Wilayah sedang, jika masuk dalam wilayah dengan jarak 2001-3000 meter atau lebih dari fasilitas pelayanan kesehatan dan jarak 0-200 meter dari jalan, atau jika masuk dalam wilayah dengan jarak 1001-2000 meter dari fasilitas pelayanan kesehatan dan jarak 201-500 meter dari jalan, atau jika masuk dalam wilayah dengan jarak 0-1000 meter dari fasilitas pelayanan kesehatan dan jarak 501-1000 meter atau lebih dari jalan.



d. Wilayah jauh, jika masuk dalam wilayah dengan jarak 2001-3000 meter atau lebih dari fasilitas pelayanan kesehatan dan jarak 201-500 meter dari jalan, atau jika masuk dalam wilayah dengan jarak 1001-2000 meter dari fasilitas pelayanan kesehatan dan jarak 501-1000 meter atau lebih dari jalan.



e. Wilayah sangat jauh, jika masuk dalam wilayah dengan jarak 2001-3000 meter atau lebih dari fasilitas pelayanan kesehatan dan jarak 501-1000 meter atau lebih dari jalan.



16. Hasi Output berupa Peta Jangkauan Fasilitas Kesehatan Kabupaten Boyolali



####SEMOGA BERMANFAAT#### 

1 comments:

Post a Comment